Mutiara
tertanam
Pandangan yang terhunus tajam
Seakan menukik.....
Menghancurleburkan kepenatan di hati
Tutur kata yang teramat bersahaja
Terhujam begitu tajam, begitu dalam
Terurai sebuah kata.....SEMPURNA
Terhujam
sebuah kata sederhana
Telah
terjawab kegalauanku
Cakrawala
yang dahulu redup
Kini
telah bangkit
Memunculkan
secerca cahaya
Di
balik jeruji kepenatan
Pandangan yang terhunus tajam
Memberi makna...
Betapa anggunya kepribadianmu
Indah dipandang
Dalam kemurnian akhlakmu
Kupandang
lagi dirimu
Merenungkan
segalanya
Tiada
cela-cela apapun
Yang
dapat ku cerca
Hanya
satu kata terlintas
“SEMPURNA”
“Karya;ibrahim zane”
(LAKSAMANA POETIKA ZAMAN)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar