Selasa, 15 September 2020

 RESTUMU BUNDAKU

 

Aku pergi dengan tekatku

Tetapi aku dengar dengungan suara

Yang tak rela melepasku

Untuk melangkah lebih jauh

    Gelimangan air mata haru

    Menghantarkanku pergi

    Meninggalkan semua yang pernah aku miliki

    Menuju gemerlap dunia luar

Hati kecil ini pun berbisik

Engkau pergi untuk mereka

Engkau melangkah untuk mereka

Engkau berkorban untuk masa depan

    Seraya dengan menghilangnya bayangan itu

    Angin yang sepoi, membawa getaran

    Getaran sebuah nada dan lantunan yang lembut

    Yang tak dapat ku bendung dengan hatiku

Bayangan itu semakin kecil

Tetapi suara lantunan sebuah kata

Tetap mengiringiku menuju peraduanku

Yang selama ini yang aku impikan

    Bagai petir yang menyambar tanpa awan

    Kata itu membakar semangatku

    Menumbuhkan daya juangku

    Untuk terus melangka...melangkah

Hanya satu senjata yang di berikan

Hanya sebaris kalimat yang di berikan

Hanya sepotong ilmu yang di berikan kepadaku

Yang selalu aku jadikan pegangan hidup

    Ananda melangkahlah

    Melangkah lebih jauh

    Genggam mentari yang bersinar

    Gapai cita-citamu

Disini kami selalu ada untukmu

Doa restu kan selalu menyertaimu

Selamat jalan anada

Selamat jalan ananku tercinta           

                                                             

 

                                                               Karya; ibrahim zane

(LAKSAMANA POETIKA ZAMAN)

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar