Jumat, 23 Januari 2015

Batas Pergaulan Lelaki dan Perempuan
          Pertemuan antara laki-laki dengan perempuan tidak haram, melainkan jaiz (boleh). Bahkan, hal itu kadang-kadang dituntut apabila bertujuan untuk kebaikan, seperti dalam urusan ilmu yang bermanfaat, amal saleh, kebajikan, perjuangan, atau lain-lain yang memerlukan banyak tenaga, baik dari laki-laki maupun perempuan.
Namun, kebolehan itu tidak berarti bahwa batas-batas diantara keduanya menjadi lebur dan ikatan-ikatan syar’iyah yang baku dilupakan. Kita tidak perlu menganggap diri kita sebagai malaikat yang suci yang dikhawatirkan melakukan pelanggaran, dan kita pun tidak perlu memindahkan budaya Barat kepada kita. Yang harus kita lakukan ialah bekerja sama dalam kebaikan serta tolong-menolong dalam kebajikan dan takwa, dalam batas-batas hukum yang telah ditetapkan oleh Islam. Batas-batas hukum tersebut antara lain:
1) Menahan pandangan dari kedua belah pihak. Artinya, tidak boleh melihat aurat, tidak boleh memandang dengan syahwat, tidak berlama-lama memandang tanpa ada keperluan. Allah berfirman:
“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman,’Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.’ Katakanlah kepada wanita yang beriman, ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya …”(an-Nur: 30-31)
2) Pihak wanita harus mengenakan pakaian yang sopan yang dituntunkan syara’, yang menutup seluruh tubuh selain muka dan telapak tangan. Jangan yang tipis dan jangan dengan potongan yang menampakkan bentuk tubuh. Allah berfirman:
“… dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang biasa tampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya …” (an-Nur: 31 )
Diriwayatkan dari beberapa sahabat bahwa perhiasan yang biasa tampak ialah muka dan tangan.
Allah berfirman mengenai sebab diperintahkan-Nya berlaku sopan:
“… Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu …” (al-Ahzab:59)
Dengan pakaian tersebut, dapat dibedakan antara wanita yang baik-baik dengan wanita nakal. Terhadap wanita yang baik-baik, tidak ada laki-laki yang suka mengganggunya, sebab pakaian dan kesopanannya mengharuskan setiap orang yang melihatnya untuk menghormatinya.
3. Mematuhi adab-adab wanita muslimah dalam segala hal, terutama dalam pergaulannya dengan laki-laki:
a. Dalam perkataan, harus menghindari perkataan yang merayu dan membangkitkan rangsangan. Allah berfirman:
“… Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya, dan ucapkanlah perkataan yang baik.” (al-Ahzab: 32)
b. Dalam berjalan, jangan memancing pandangan orang. Firman Allah:
“… Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan…” (an-Nur: 31)
Hendaklah mencontoh wanita yang diidentifikasikan oleh Allah dengan firman-Nya:
“Kemudian datanglah kepada Musa salah seorang dari kedua wanita itu berjalan kemalu-maluan …” (al-Qashash: 25)
c. Dalam gerak, jangan berjingkrak atau berlenggak-lenggok,seperti yang disebut dalam hadits:
“(Yaitu) wanita-wanita yang menyimpang dari ketaatan dan menjadikan hati laki-laki cenderung kepada kerusakan(kemaksiatan).8 HR Ahmad dan Muslim)
Jangan sampai ber-tabarruj (menampakkan aurat) sebagaimana yang dilakukan wanita-wanita jahiliah tempo dulu atau pun jahiliah modern
4. Menjauhkan diri dari bau-bauan yang harum dan warna-warna perhiasan yang seharusnya dipakai di rumah, bukan di jalan dan di dalam pertemuan-pertemuan dengan kaum laki-laki.
5. Jangan berduaan (laki-laki dengan perempuan) tanpa disertai mahram. Banyak hadits sahih yang melarang hal ini seraya mengatakan, ‘Karena yang ketiga adalah setan.’
Jangan berduaan sekalipun dengan kerabat suami atau istri. Sehubungan dengan ini, terdapat hadits yang berbunyi:
“Jangan kamu masuk ke tempat wanita.” Mereka (sahabat)bertanya, “Bagaimana dengan ipar wanita.” Beliau menjawab, “Ipar wanita itu membahayakan.” (HR Bukhari)
Maksudnya, berduaan dengan kerabat suami atau istri dapat menyebabkan kebinasaan, karena bisa jadi mereka duduk berlama-lama hingga menimbulkan fitnah.
6. Pertemuan itu sebatas keperluan yang dikehendaki untuk bekerja sama, tidak berlebih-lebihan yang dapat mengeluarkan wanita dari naluri kewanitaannya, menimbulkan fitnah, atau melalaikannya dari kewajiban sucinya mengurus rumah tangga dan mendidik anak-anak.
Jawapan di atas ini melingkupi pergaulan dalam apa situasi sekalipun. Tidak kira selepas bertunang mahupun sebelum bertunang. Di dalam fatwanya yang lain, Dr Yusuf Qardawi menjawab persoalan mengenai batas-batas pergaulan bagi mereka yang telah bertunang,
“…Karena itu, yang penting dan harus diperhatikan di sini bahwa wanita yang telah dipinang atau dilamar tetap merupakan orang asing (bukan mahram) bagi si pelamar sehingga terselenggara perkawinan (akad nikah) dengannya. Tidak boleh si wanita diajak hidup serumah (rumah tangga) kecuali setelah dilaksanakan akad nikah yang benar menurut syara’, dan rukun asasi dalam akad ini ialah ijab dan kabul. Ijab dan kabul adalah lafal-lafal (ucapan-ucapan) tertentu yang sudah dikenal dalam adat dan syara’.
Selama akad nikah – dengan ijab dan kabul – ini belum terlaksana, maka perkawinan itu belum terwujud dan belum terjadi, baik menurut adat, syara’, maupun undang-undang. Wanita tunangannya tetap sebagai orang asing bagi sipeminang (pelamar) yang tidak halal bagi mereka untuk berduaan dan bepergian berduaan tanpa disertai salah seorang mahramnya seperti ayahnya atau saudara laki-lakinya.”

TENGGELAMNYA
RASA MEMILIKI(FOKMAS)
Oleh : Ibrahim Zane(Ibe)
Mengapa seperti ini...kenapa bisa terjadi...siapa yang patut disalahkan dalam hal ini, apakah kita harus menyalahkan mereka yang lebih dulu merasakan hal ini apakah kita yang berada dibawahnya mereka yang tidak pernah mengikuti setiap hal yang baik dan dapat menjadikan kita menjadi baik.
Pertanyaan tersebut jangan pernah sekali-kali kita bertanya merekalah harus menjawab pertanyaan tersebut, merekalah yang pantas untuk disalahkan bukan kita. Seketika pertanyaan-pertanyaan tersebut dilontarkan kepada beberapa orang maka serentak mereka menjawab jangan pernah tanyakan pada saya, jangan tanyakan pada kami tanyakanlah pada mereka-mereka yang bertanggung jawab dengan semua ini.
Dualisme seperti ini yang sering terjadi dalam tubuh fokmas, lantas kepada siapa kami akan bertanya serta lantas kepada siapakah kita akan mencari jawaban atas semua ini, apakah kita harus saling menyalahkan, apakah kita tetap akan saling menunjuk dialah yang tahu jawabannya dengan masalah yang sedang dihadapi oleh fokmas. Tiada lagi yang dapat dijadkan sandaran, tiada lagi yang kritis dalam melihat masalah, tiada lagi yang kritis dalam menghadapi masalah dan tiada lagi yang kritis serta cerdas memberikan sebuah solusi cepat untuk menjadikan masalah menjadi lebih runcing.
Dengan keadaan seperti ini, apakah mereka yang tidak berhasil mendidik kami ataukah kamilah yang tidak mendengar apa yang mereka katakan, ataukah kami yang tidak berhasil mendidik mereka menjadi orang-orang yang dapat diandalkan,ataukah merekalah yang tidak mendengarkan serta tidak memahami apa yang kami telah contohkan kepada mereka, ataukah mereka-merekalah yang tak mampu mengemban amanat yang telah tertanam dalam benak-benak mereka dan tak perah menutup kemungkinan jikalau mereka di bawah merekalah yang tak memiliki kemauan untuk mendengarkan apa yang dikatakan oleh senior di atas senior dan senior-senior di bawah senior.
Pertanyaan yang patut untuk dijawab, bukan dengan jawaban yang hanya sekedar menjawab akan tetapi pertanyaan tersebut haruslah dijawab dengan jawaban yang kuat mengarah kepada permasalahan yang sedang dihadapi oleh kita sekarang tanpa harus memikirkan bukan aku yang salah, karena terkadang kita lebih mementingkan keegoisan dalam menyembunyikan jawaban tersebut.
Yang paling menonjol sekarang adalah bagaimana sekarang rasa saling menghargai serta saling menghormati antara yang tua dengan muda serta rasa menyayangi dan rasa memiliki rasa serta nasib yang sama seketika dalam satu pihak memiliki kesulitan telah lenyap dari dirinya(fokmas), maka timbullah pertanyaan yang agak menggelitik hati dan seharusnya menjadi beban pikiran kita semua bagi yang benar-benar memiliki rasa kepunyaan terhadap fokmas,dan hal yang menggelitik itu adalah kejadian-kejadian seperti yang telah dipaparkan itu apakah merupakan murni kesalahan para pendahulu kita ataukah kesalahan orang-orang yang telah memiliki pemahaman tentang hal tersebut ataukah kesalahan murni kesalahan individu.
Maka pertanyaan-pertanyaan seperti itu tidak cukup serta berhenti pada area itu akan tetapi dia akan merembet kepada, mungkin saja bukan para pendahulu yang salah tapi kitalah sebagai orang yang dididik inilah yang tidak pernah mahu sedikitpun mendengar atukah ketiadaan rasa kepemilikan terhadap fokmas itulah yang menjadi pemicu utama terjadi kesenjangan-kesenjangan yang sedang bergelut sertabergemuruh dalam tubuh fokmas.
Judul di atas bukanlah hanya seonggok judul yang hanya menempel dan hanya terpampang tanpa memiliki makna tersendiri, judul tersebut bisa ada karena melalui sebuah analisis kecil-kecilan akan tetapi memiliki evek yang amat dahsyat terhadap judul tersebut, dan terbukti secara teoritis, secara aksi serta aplikasi bahwasanya rasa kepemilikan terhadap fokmas tersebut memang sudah terkikis dari diri-diri kita masing-masing dan apakah hal tersebut bukanlah merupakan sebuah beban untuk kita semua dan bukankah pertanyaan-pertanyaan yang muncul tersebut bukankah merupakanpertanyaan dasar yang pada kebenarannya tidaklah seutuhnya benar, apakah seketika pertanyaan-pertanyaan tersebut kalian membacanya maka sengaja tak sengaja kita semua tertawa karena arah dari pertanyaan tersebut memang agak sedikit mengocok perut para pembacanya, dua buah pertanyaan yang tak memiliki jawaban dari sebagian anggota fokmas.

1. apa itu FOKMAS...
2. apa arti fokmas untuk kalian...
Memang jikalau dilihat dari segi isi pertanyaan, maka orang akan berfikir lebih pantasnya pertanyaan itu diberikan kepada yang tidak termaksud anggota fokmas, miris sambil tertawa cekikikan itulah tanggapanku terhadap orang yang mendapat pertanyaan tersebut.(apakah memang mereka menganggap bahwa pertanyaan tersebut tidak penting untuk dijawab ataukah mereka tak mampu mejawabnya dan jikalau ingin mengetahui jawabannya maka silahkan renungkan pertanyaan tersebut serta berikan jawabanmu karena jawabannya terdapat pada otak-otak kalian yang sedang berpikir entah untuk kesejahteraan fokmas ataukah “ HANYA NAMPANG DOANG”(hasil kutipan dari pembicaraan dindaku).


  
Arti Sebuah Kata ” MAHASISWA”
Oleh : Ibrahim zane
Mahasiswa adalah Agen Perubahan
Mahasiswa merupakan golongan masyarakat yang mendapatkan pendidikan tertinggi, dan punya perspektif luas untuk bergerak diseluruh aspek kehidupan dan merupakan generasi yang bersinggungan langsung dengan kehidupan akademis dan politik, oleh sebab itu adanya miniature state dikalangan mahasiswa merupakan proses pembelajaran politik untuk mahasiswa walaupun pada akhirnya dalam tataran politik praktis, gerakan-gerakan mahasiswa idealnya harus tetap bersifat independent dan tidak terjebak pada sikap pragmatis dan oportunis. Tapi pada kenyataannya saat ini banyak gerakan mahasiswa yang sudah ditumpangi elit-elit politik sehingga mereka tidak bisa bergerak bebas untuk menjalankan fungsinya sebagai alat control politik karena terikat perjanjian dengan elit politik tersebut.
Hal inipun disinyalir penyebab melempemnya gerakan mahasiswa pasca reformasi Selain itu telah terjadi fragmentasi di intern gerakan mahasiswa itu sendiri yang disebabkan perbedaan ideology dan cara pandang terhadap permasalahan tertentu, dan munculnya mahasiswa opurtunis di tubuh gerakan mahasiswa dimanfaatkan kepentingan individu maupun kelompok dalam rangka mempertahankan eksistensi mereka. Bahkan ada stigma yang berkembang di masyrakat bahwa untuk membiyai kebutuhan logistic organisasi agar program kerja organisasi tetap terlaksana akhirnya gerakan mahasiswa pun terjebak pada UUD “Ujung-Ujungya Duit” dan tumbuhlah budaya ABS “Asal Bapak Senang”, hal ini merupakan momok bagi pergerakan mahasiswa yang selama ini dikenal sebagai golongan masyarakat yang idealis dan berpihak pada masyarakat, untuk mengembalikan kembali image itu kita perlu belajar pada sejarah sebagaimana pepatah para ilmuan Prancis , L’ Histoire Se Repete (sejarah akan selalu berulang) untuk itu maka sepatutnyalah saat ini gerakan mahasiswa mulai merekontruksi soliditas gerakan dan menjalin komunikasi lintas gerakan dengan menghilangkan kecurigaan dan merasa benar sendiri (high egoisme), dan mulailah untuk kembali menata idealisme dan mengavaluasi format gerakan mahasiswa selama ini. Hal-hal tersebut harus diupayakan dalam rangka mengefektifkan kembali mahasiswa sebagai preasure penguasa.
MAHASISWA yang memiliki predikat educated midle class dari dulu hingga kini akan selalu memiliki fungsi strategis, yaitu sebagai iron stock, agent of change, dan social control. Yang terakhir disebut adalah fungsi mahasiswa secara taktis yang merespons realitas di masyarakat untuk menjaga keseimbangan sosial antara pemerintah sebagai pengelola dan rakyat sebagai yang dikelola. Sebagai social control (kontrol sosial) mahasiswa mendapat beban moral menjadi penengah antara kaum elite dan alit, menjadi mediator publik. Fungsi taktis mahasiswa sebagai kontrol sosial dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu peran mahasiswa sebagai “alarm” dan peran mahasiswa sebagai “palu”. Sebagai alarm mahasiswa berfungsi sebagai pemberi sinyal adanya kesenjangan antara harapan publik dan penguasa sebagai pemberi hak publik. Secara otomatis, sinyal itu menjadi alarm bagi pemerintah untuk melakukan koreksi diri.
Dengan kata lain, mahasiswa melakukan gerakan untuk mengingatkan pemerintah melalui aksi-aksi mahasiswa, baik aksi agitasi maupun aksi turun ke jalan. Peran ini menjadi alternatif pertama gerakan mahasiswa sebagai kontrol sosial yang memiliki dampak tak langsung dalam menyelesaikan permasalahan sosial. Peran kedua mahasiswa sebagai palu adalah alternatif berikutnya yang ditempuh ketika peran sebagai alarm tidak membuahkan solusi pasti. Pada tahap ini gerakan mahasiswa langsung berdampak pada perubahan sosial. Mahasiswa tidak lagi bersifat pasif, akan tetapi aktif dalam melakukan perubahan sosial. Peran mahasiswa dalam melakukan kontrol sosial mutlak diperlukan untuk mencegah adanya akumulasi kekuasaan di tubuh pemerintahan yang sedang berjalan.
Kebekuan gerakan mahasiswa selama 32 tahun pada masa pemerintahan Soeharto menjadi jalan bebas hambatan bagi pemerintah saat itu dalam mengabadikan kekuasaan. Fakta ini membuktikan bahwa mahasiswa sebagai kontrol sosial menjadi garda terdepan dalam menjaga kestabilan sosial. Fungsi taktis yang menopang peran mahasiswa dalam mengawasi pemerintah bukan tanpa masalah. Saat ini mahasiswa mulai kehilangan format gerakan yang tepat dalam menjalankan fungsinya tersebut. Gerakan yang dilakukan mahasiswa harus bisa menjadi problem solver yang memecah kebuntuan polemik pemerintah yang berkuasa. Sudah saatnya mahasiswa kembali merevitalisasi gerakannya dalam mengawasi pemerintah. Melakukan aksi moral intelektual dalam memformat gerakan mahasiswa, menjaga idealisme tanpa melupakan realitas lingkungan, melakukan gerakan yang bersinergi dengan logika perut rakyat serta membangun sense of crisis mahasiswa. Dengan hal-hal tersebut mahasiswa dapat melakukan fungsi taktisnya dalam mengawasi pemerintah, dalam hal ini mahasiswa menjadikan pemerintah tidak sebagai musuh akan tetapi mitra menyejahterakan masyarakat



MAHASISWA  MUNAFIK
Oleh : ibrahim zane
Dominasi pemegang system atas hak progresif(mengatur, menolak dan hak menginterfensi) terhadap peraturan yang telah dibuatnya menjadikan masyarakat kecil maupun besar menjadi hidup tak mau matipun tak sanggup menjadi semakin mendarah daging dan menjadi penyakit yang sangat menakutkan pada akhir-akhir ini, karena manifestasi dari hal tersebut menjadikan semua elemen masyarakat seakan-akan terngiang dengan masalah dan masalah yang akan menimpa mereka jikalau mereka ikut serta melawan system itu.
Dizaman sekarang ini takkan pernah ada lagi kita dapatkan penjelmaan dari Bung Karno, Bung Hatta, Bung Syahrir, Armin Pane, Sanusi Pane serta bung-bung yang mampu mengimplementasikan tugas-tugas, serta kerja-kerja mereka sebagai seorang pemerhati kaum-kaum kecil, borjuis ataupun kaum-kaum yang dipandang mampu mendatangkan perubahan dalam hal kesejahteraan masyarakat serta kemaslahatan umat manusia pada umumnya masyarakat Indonesia. Yang menjadi harapan sekarang ini adalah Mahasiswa yang seperti kita kenal sekarang dan nanti 
Jikalau ditinjau dari fungsi mahasiswa maka seorang mahasiswa akan dipredikatkan sebagai agen of change, agen of analisis, serta social of control( moral of force), dari predikat itulah mahasiswa sering digdang-gadang menjadi agen perubahan atau orang yang  mampu merubah seagala paradigma berfikir, bertindak serta keadaan yang terjadi dalam Negara ini serta cakupan kecilnya adalah daerah masing-masing, mahasiswa merupakan tulang punggung dari segala perubahan, perjuangan serta tumpuan untuk membolak-balikkan keadaan yang ada.
Beranjak dari hal tersebut maka mahasiswa mampu menggoyahkan kokohnya fondasi kemunafikan yang ditebarkan oleh pemegang system-sistem dalam heningnya keadaan Negara kita, karena pemegang system sekarang tak mampu lagi menjadi problem solfing dan problem possing untuk setiap masalah yang sedang melanda Indonesia, maka pada saat seperti inilah sebenarnya mahasiswa harus mampu menjadikan ketiga gelarnya dan mengektifkan hasil-hasil kerjanya dan mampu mengimplementasikan ketiga fungsingnya tersebut agar menjadi efektif serta efesien sehingga ketiga fungsinya tersebut bukan hanya sekadar pajangan semata.
Mahasiswa harus mampu berdarah-darah(sebuah hiperbola masa kini) untuk memenuhi tugasnya sebagai implementasi dari ketiga gelar yang diberikan oleh public, yang menurut seorang penggerak revolusi Indonesia Sho Hok Gie (Tiga Etape Realita)mahasiswa itu memiliki tiga ciri yaitu : pesta, politik dan cinta sedangkan menurut tokoh yang berbeda Budiman Sujatmiko mahasiswa memiliki tiga ciri yaitu : hedonis, akademis dan kritis, dan dari pendapat penggerak tersebut menjadikan mahasiswa itu memiliki kekuatan yang seharusnya tak mampu terkalahkan dari segi dan sudut manapun juga karena mahasiswa berjalan atas ridho dari semua masyarakat Indonesia. Karena mereka berjalan dan bertindak atas dasar amanah yang seharusnya mereka tunaikan dan laksanakan serta sudah menjadi kewajibannya untuk diselesaikan dengan predikat kata sempurna.
Dalam kalangan mahasiswa terbagi kedalam dua kelas yang amat sangat mendasar perbedaannya, karena ada beberapa pergerakan mahasiswa yang bergerak hanya untuk kepentingan masyarakat semata(gerakan moral/ideology dan kepentingan kolektif/idealism)  dan ada pula yang bergerak atas dasar kepentingan(gerakan politik/ideology dan kepentingan individu/kelompok) yang pada akhir dari kelas ini melahirkan pembagian kelas dalam masyarakat yaitu : high class(penguasa dan bangsawan), middle class(pelajar dan mahasiswa), low class(kaum proletar).
Maka jikalau dilihat dari fenomena seperti itu maka tidak salah jikalau mahasiswa dikatakan sebagai pahlawan tanpa tanda jasanya masyarakat, namun disamping ketrlenaan tersebut terkadang mahasiswa juga malahan menjadi boomerang bagi masyarakat yang dahulu dibelanya karena terpengaruh oleh kemilaunya janji(jabatan, uang, serta kekuasaan) yang bisa dikatakan sangat menggiurkan dan sayang jikalau hal tersebut dilepaskan begitu saja, maka disaat seperti inilah jabatan seorang mahasiswa sebagai mahasiswa yang katanya seorang yang rasional, analitis, kritis,universal serta sistematis itu tergadaikan dengan dipencundangi dengan janji oleh kaum pemeluk kepentingan.
www.saompumakassar.blogspot.comwww.kajiansastra.blogspot.com


SEJARAH GERAKAN MAHASISWA INDONESIA
Oleh : Ibrahim zane
Sejarah Gerakan Mahasiswa dan perkembangannya sebenarnya telah lama ada sejak zaman kolonialisasi, pergerakan yang selalu dimotori oleh kaum muda dan terdidik ini tidak banyak berbeda dengan gerakan mahasiswa di belahan dunia lainnya. Semangat pemuda dan kaum terdidik ini selalu meledak-ledak yang selalu menuntut perubahan ke arah yang lebih baik. Lahir dari kondisi obyektif, gerakan mahasiswa selalu sesuai dengan konteks zamannya. Munculnya tradisi diskusi dan kelompok-kelompok (club) diskusi ternyata membawa mereka pada tindakan yang lebih kongkret.
Kondisi obyektif masyarakat telah membawa dampak pada terbentuknya club diskusi, organisasi, perkumpulan dan kesatuan-kesatuan yang selanjutnya mewadahi gagasan revolusioner mereka. Nilai lebih organisasi dalam gerakan mahasiswa hanyalah bermakna bahwa di dalam organisasi, mahasiswa ditempa dan dipenuhi syarat-syarat sebagai berikut: 
1. Pemahaman terhadap masyarakat dan persoalan-persoalannya.
2. Pemihakan pada rakyat.
3. Kecakapan-kecakapan dalam mengolah massa. 
Ketiga syarat tersebut mencerminkan: 
1. Tujuan dan orientasi gerakan mahasiswa.
2. Metodologi gerakan mahasiswa.
3. Strukturalisasi sumber daya manusia, logistik dan keuangan gerakan mahasiswa, dan
4. Program-program gerakan mahasiswa yang bermakna strategis-taktis. 
Dari penjelasan di atas bahwa nilai lebih organisasi dalam gerakan mahasiswa tentunya sangat berbeda dengan organisasi lainnya, karena selain dituntut untuk paham dan mengerti pesoalan-persoalan rakyat. GM (Gerakan Mahasiswa) juga secara tidak langsung mendapat penempaan kecakapan dalam mengolah dan mengorganisir massa.
Perkembangan Gerakan Kaum Terpelajar Era Kolonialisasi.
Tidak ada yang tahu persis kapan tonggak sejarah GM di Indonesia lahir. Namun kaum-kaum terpelajar di STOVIA pada tahun 1915 telah memulai gerakan-gerakan mereka dengan mendirikan TRIKORO-DARMO, yang selanjutnya di ikuti dengan berdirinya organisasi-organisasi kedaerahan seperti jong java, Jong Sumatera, Jong Celebes, Jong Minahasa, dsb. Konsolidasi baru tercipta ditahun 1930 dengan berdirinya IM (Indonesia Moeda). Gerakan-gerakan kaum terpelajar ini bukanlah tanpa halangan dan mengalami masa-masa sulit. Karena mereka harus face to face dengan rejim kolonial Belanda yang merepresif, belum lagi dengan situasi yang terjadi pada waktu itu ketika zaman pergerakan mengalami kelumpuhan setelah pemberontakan PKI tahun 1926/27 serta pemogokan-pemogokan kaum buruh. Namun lumpuhnya kondisi itu semakin menguatkan orientasi mereka untuk anti-kolonial, yang termanifestasi dengan berdirinya studie-studie club alternatif serta perkumpulan pelajar dan pemuda kedaerahan yang masih tersisa sampai pada sumpah pemuda tahun 1928. 
Pada masa pendudukan Jepang, banyak organisasi-organisasi pemuda yang dibubarkan dan pemuda-pemudanya dipaksa untuk memasuki organisasi bentukan Jepang yang tak lain untuk kepentingan Jepang dalam perang Asia pasifik. Pemuda-pemuda itu dimasukan dalam organisasi seperti Seinen dan Keibodan (Barisan Pelopor), PETA (Pembela Tanah Air), HEIHO, Putera (Pusat Tenaga Rakyat) dll, tentunya mereka mendapatkan didikan untuk kepentingan fasisme Jepang. Namun dalam masa pendudukan Jepang ini bukan berarti gerakan pemuda hilang sama sekali. Munculnya Gerakan Bawah Tanah (GBT) ternyata banyak juga dilakukan oleh pemuda-pemuda dengan mengadakan rapat-rapat gelap dan aksi penyebaran-penyebaran pamflet berisikan sikap mereka yang anti terhadap fasisme Jepang. Yang menarik disini, gerakan bawah tanah juga dikombinasikan dengan gerakan kooperatif golongan Soekarno.
Gerakan Bawah Tanah dan gerakan legal kooperatif Soekarno pada akhirnya tidak banyak membuahkan hasil sampai kekalahan Jepang pada sekutu. Pertentangan dan konflik yang telah lama antara kaum bawah tanah yang banyak diwakili pemuda dan golongan tua Soekarno memuncak ketika terjadi peristiwa penculikan yang mendesak agar Soekarno segera memproklamirkan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945.
PERANAN DALAM MENUMBANGKAN REJIM SOEKARNO
Ada yang bilang bahwa gerakan mahasiswa lahir karena momentum. Dimasa demokrasi liberal atau orde lama dibawah kepemimpinan Soekarno mahasiswa sebenarnya kurang memberi pendidikan politik yang berarti bagi mahasiswa setelah masa transisi pada momentum pra dan pasca kemerdekaan. Pada masa itu pemuda dan lassar-laskar pelajar banyak berperan penting dalam perlawanan menghadapi sekutu dan pelucutan senjata tentara Jepang. Dalam demokrasi liberal mahasiswa mempunyai momentum yaitu pemilu ditahun 1955, banyak berdiri organisasi-organisasi mahasiswa yang berafiliasi ke partai politik, seperti Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) yang berafilsi dibawah PNI, Gerakan Mahasiswa Sosialis Indonesia (GMS/GERMASOS) dengan PSI, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dengan Masyumi, Concentrasi Gerakan Mahasiawa Indonesia (CGMI) dengan PKI.
 Keterlibatan organisasi kemahasiswaan praktis terseret dalam politik praktis yang banyak mempunyai hubungan-hubungan khusus dengan administrator pemerintah khususnya pihak militer, jadi tidaklah heran jika kolaborasi mereka sangat dekat. Puncaknya adalah ketika aksi-aksi mahasiswa menentang dan menumbangkan rejim Soekarno. 
Dalam masa ini orientasi gerakan mahasiswa sudah mulai membaik dalam mengugat hubungan sosial kapitalisme, fasisme, imperialisme, dan sisa-sisa feodalisme dikalahkah oleh kesiapan militer (yang masuk dalam gerakan pemuda mahasiswa dan partai-partai sayap kanan). Jadi Gerakan Mahasiswa periode 66 dapat dikatakan Gerakan Mahasiswa yang tidak sepenuhnya berpihak pada rakyat.
MUNCULNYA ORDE BARU
Kolaborasi dengan militer (Angkatan Darat) dalam menggulingkan orde lama dengan harapan orde baru dapat memperbaiki keadaan ternyata salah besar dan sebelum tahun 1970, beberapa aktivis yang sadar akan kekeliruan ini antara lain Soe Hok Gie dan Ahmad Wahib karena terpisah dari kekuatan rakyat tapi lebih tergabung dalam kekuatan-kekuatan militer pada waktu itu. Terang saja orde baru, di bawah kepemimpinan jenderal Soeharto yang militeristik itu mengeluarkan UU pertama yaitu UU PMA yang notabene menjadi pintu masuk pemodal asing dan saat itu juga Indonesia resmi menjadi Negara yang bermahzab liberalisme/kapitalisme, yang di bawah Soeharto disamarkan dengan kata pembangunanisme (developmentalism).
Namun kesadaran dari para aktivis-aktivis itu ternyata masih belum bisa menjadi pelajaran dan bertindak sesuai dengan apa yang diharapkan oleh mereka. Gerakan dan aksi-aksi mereka cenderung lebih reaksioner dan selalu mengalami kegagalan, yang disatu sisi orde baru telah menjadi kekuatan yang represif dalam menindak aksi-aksi mahasiswa. Jadi pada periode 74-78 dapat dikatakan Gerakan Mahasiswa mengalami kegagalan karena gerakan tersebut kurang berinteraksi dengan massa rakyat dan terkesan reaksioner.
Pasca peristiwa Malari (Malapetaka Januari), orde baru yang sadar akan potensi mahasiswa dengan gerakannya ditahun 1974 langsung mengeluarkan UU NKK/BKK (Normalisasi Kehidupan Kampus/Badan Koordinasi Kampus) melalui Menteri Pendidikan waktu itu Moch Daud Jususf. Praktis gerakan-gerakan mahasiswa dan segala aktivitas mendapat pengawasan dan kekangan yang luar biasa dari pemerintah yang tak segan-segan menangkap dan merepresif mereka.
Aksi-aksi bawah tanah dan keluar dari kampus mau tidak mau harus mereka lakukan dengan meninggalkan bangku-bangku kuliah mereka untuk menghindari represifitas aparat yang semakin menjadi-jadi.
Tahun 1980an menjadi titik balik kebangkitan gerakan mahasiswa dalam menggalang lagi budaya diskusi dan kritis menyikapi kebijakan pemerintah yang terkadang sewenang-wenang dan tidak ada yang berani mengkritisi karena tekanan militer yang siap menggasak siapapun yang dianggap mengganggu stabilitas pembangunan. Tawaran belajar ke luar negeri beberapa tokoh-tokoh mahasiswa karena alasan untuk menyiapkan teknokrat-teknokrat yang diharapkan menjadi pendukung paham pembangunan orde baru ternyata membawa dampak yang sebaliknya menyuburkan budaya diskusi, penelitian masyarakat dan aksi-aksi sosial kedermawanan bagi orde baru itu.
Puncaknya adalah aksi turun ke jalan besar-besaran di Ujung Pandang dengan aksi jalan (long march) dan massa yang lumayan besar menentang kebijakan-kebijakan peraturan lalu lintas, judi, dan ekspresi kesulitan ekonomi. Aksi dapat dihentikan dengan membawa korban jiwa hasil dari represitas aparat. Meski dapat dihentikan, Ujung Pandang secara tidak langsung telah memberikan semacam trend baru dengan aksi2 turun ke jalan sebaga bentuk protes mereka walaupun mereka harus berhadapan langsung dengan aparat.
Alhasil dalam kurun tahun 1987 sampai akhir tahun 1997/98, banyak aktivis yang terbunuh dan hilang diculik sampai sekarang.

Momentum krisis ekonomi yang melanda Asia Tenggara, dan pembayaran hutang luar negeri yang jatuh tempo telah membuat perekonomian Indonesia berguncang yang mengakibatkan kondisi tidak stabil. Momentum inilah kemudian menjadikan kontradiksi di rakyat yang secara langsung mengalami kesulitan-kesulitan. Sedangkan gerakan-gerakan mahasiswa yang sebelumnya sudah tergabung dengan kekuatan rakyat semakin hari hari semakin berani dengan aksi-aksi mereka meski terkadang jatuh korban jiwa akibat represifitas penembakan-penembakan yang dilakukan aparat.geliat mahasiswa juga sedang bangkit-bangkitnya hampir di setiap pojok kampus mahasiswa pasti membicarakan keadaan Indonesia, kondisi yang dahulu apatis dan apolitis menjadi berubah secara frontal.
Puncaknya adalah ketika terjadi peristiwa Trisakti yang mengakibatkan tiga mahasiswanya tewas akibat terjangan peluru aparat. Peristiwa itu menimbulkan reaksi yang luar biasa dari rakyat dan berujung dengan kerusuhan di beberapa kota khusunya di Jakarta yang berakhir dengan penjarahan, pembakaran dan pemerkaosan di kota-kota besar. Semakin menemukan titik ternag bahwa Soeharto sebagai public enemy membuat gerakan-gerakan mahasiswa yang sudah terlanjur bergabung dengan potensi-potensi rakyat tak terbendung dan pada tanggal 21 Mei Soeharto tak kuasa untuk bertahan dan akhirnya mundur, yang disambut dengan gegap gempita rakyat dan mahasiswa di seluruh negeri.
GERAKAN MAHASISWA SEKARANG
Sudah menjadi watak alami dari borjuasi di Indonesia yang pengecut dan selalu menghambakan diri kepada kekuatan modal asing. Hal ini tercermin lewat kebijakan Mega-Hamzah di lanjutkan oleh SBY - JK yang sejak awal menitikberatkan pada pembangunan situasi yang kondusif di dalam negeri untuk menarik investor asing masuk ke Indonesia. Solusi kebijakan ini ternyata pada perkembangannya hanya menambah hutang-hutang baru yang dilimpahkan ke rakyat dan yang terjadi malah krisis berkepanjangan. Salah satu kebijakan dari rejim Mega-Hamzah yang dinilai tidak berpihak pada kepentingan rakyat adalah pencabutan subsidi sehingga menibulkan efek domino yang memicu tingkat kenaikan harga bahan pokok. Selain itu di sektor industri terjadi “pengefesiensian” akibat melambungnya harga BBM, konsekuensinya terjadi rasionalisasi besar-besaran terhadap buruh pabrik. Akibat dari itu adalah meningkatnya jumlah pengangguran dimana-mana hingga nominal 37 Juta. Belum lagi kebijakan fiskal ekspor dan impor yang memicu tingkat inflasi dan menurunnya pertumbuhan ekonomi hingga 3%. Kebijakan Mega-Hamzah yang paling fatal adalah memberikan konsesi yang begitu besar terhadap pihak militer dengan memberikan kedudukan sentral terhadap para pejabat militer yang bertanggungjawab pada kasus-kasus pelanggaran HAM dan demokrasi. Hal inilah yang menjawab mengapa terjadi represifitas yang begitu besar terhadap gerakan saat ini oleh aparat. 
Melihat hal ini justru gerakan mahasiswa mengalami kemunduran dan menjadi terpisah dengan basis massa rakyat lainnya. Gerakan mahasiswa malah sibuk dengan isu-isu yang elitis dan cenderung tidak fokus. Hanya beberapa saja dari organ gerakan ekstra kampus yang masih mampu mengkonsolidasikan diri dan terus menerus secara konsisten melakukan tuntutan terhadap rejim. Namun yang terjadi sekali lagi adalah pengulangan sejarah, rejim Mega-Hamzah yang awalnya diharapkan mampu bertindak lebih demokratis dan populis ternyata malah mempraktekkan kebijakan yang sama dengan jaman Orde Baru berkuasa. Terjadi pemberangusan terhadap nilai-nilai demokrasi di gerakan lewat penangkapan aktivis-aktivis demokrasi, terjadi pengilusian terhadap gerakan mahasiswa oleh rejim dengan mengkampanyekan gerakan mahasiswa sebagai gerakan moral semata. Artinya gerakan mahasiswa cukup mengkritisi saja problema yang ada bukannya menjadi kelas transisional terhadap kelas yang lain untuk memberikan transformasi kesadaran ke hal yang lebih progresif dan menjelaskan kepada massa akan perlunya rakyat mengambil alih pemerintahan sebagaimana selalu dikampanyekan oleh organ-organ pro demokrasi 
Keberhasilan rejim SBY-Boediono merebut kembali setelah kemenangan pada 2004 menjadikan gerakan mahasiswa bahwa SBY sebagai public enemy rakyat dan mahasiswa. Kebijakan serta cara-cara militeristik gaya orde baru ternyata dihidupkan lagi, serta paham neoliberalisme yang kental terkesan kuat oleh rejim ini. Tidak salah jika SBY mendapat predikat sebagai kebangkitan ode baru jilid II. Namun tipu muslihat dengan pergeseran tata cara berpolitik rupanya (politik pencitraan) banyak menjebak rakyat terhadap kesan SBY. Sehingga dengan mudah SBY selalu mampu lolos dari pengamatan rakyat.
Kondisi ini ditambah dengan semakin apolitis dan apatisnya mahasiswa terhadap persoalan-persoalan nasional, sedangkan satu sisi banyak aktivis yang sudah jinak dan lebih suka merapat ke lingakaran rejim SBY. Membuat perjuangan semakin berat.

Gerakan mahasiswa menjadi gagap dalam merespon keadaan krisis ini berbeda dengan sektor massa yang lain; Buruh, Tani, Kaum Miskin Kota yang tanpa dukungan dari mahasiswa-pun ternyata mampu melakukan aksi dalam skala besar. Disinilah peran pelopor gerakan mahasiswa untuk menyatukan kekuatan-kekuatan tersebut menjadi hal yang urgen. Rakyat yang sedang resah membutuhkan sebuah kepeloporan dalam hal kesadaran disini. Memajukan kesadaran ekonomis massa hingga menuju tataran politis adalah konkretan kepeloporan yang dimaksud.
Dalam Bahasa Arab, ada empat perbedaan kata “AMIN” yaitu :

1. ”AMIN” (aliF dan mim sama-sama pendek),artinya AMAN, TENTRAM
2. “AAMIN” (alif panjang & mim pendek),artinya MEMINTA PERLINDUNGAN KEAMANAN
3.”AMIIN” (alif pendek & mim panjang),artinya JUJUR TERPERCAYA
4.“AAMIIN” (alif & mim sama-sama panjang),artinya YA TUHAN, KABULKANLAN DOA KAMI

Terus Bagaimana dengan pengucapan/ Penulisan
“ Amien“ ???

Sebisa mungkin untuk yang satu ini (Amien) dihindari, karena ucapan “Amien” yang lazim dilafadzkan oleh penyembah berhala (Paganisme) setelah do ’a ini sesungguhnya berasal dari nama seorang Dewa Matahari Mesir Kuno:
Amin-Ra (atau orang Barat menyebutnya Amun-Ra)

HINDARI PENULISAN ASS, ASSKUM, MOHD,
MOSQUE, 4JJI, MECCA !!
=========================================
Bagi akhy wa Ukhty yang masih suka menggunakan kata2 dibawah ini:

''Ass,Askum ''dalam ucapan salam.
''Mohd'' untuk panggilan nama Nabi MUhammad.
''Mosque'' untuk panggilan sebuah masjid.
''4JJI'' untuk panggilan Allah SWT.
''Mecca'' untuk sebutan Mekah.
Harap agar tidak menggunakannya lagi, sebaiknya, marilah kita Gunakan sesuai dengan aturannya. Hal ini dikarenakan arti dari kata tersebut adalah:

Jika kita seorang Muslim atau Muslimah, alangkah baiknya mengindahkan hal yang mungkin kita anggap kecil tapi besar makna dan pengaruhnya.

*janganlah bilang Mosque tapi Masjid,karena Organisasi islam menemukan bahwa Mosque adalah nyamuk.

*jangan menulis MECCA tapi MEKAH,karena MECCA adalah rumah anggur/bir.
*jangan menulis MOhd tapi Muhammad,karena Mohd,. Adalah anjing bermulut besar.
*jangan menulis 4JJI tapi Allah SWT,karena 4JJI Artinya for judas Jesus Isa al masih.
*jangan menulis Ass atau Askum dalam salam tetapi Assalammu'alaikum (karena salam adalah doa,atau jika tidak sempat lebih baik tidak sama sekali),karena Ass artinya (maaf) pantat mu, dan Askum artinya celakalah kamu.

INGAT !!! Dalam Bahasa Inggris
ASS = (maaf) PANTAT
ASKUM = CELAKALAH KAMU

Maka sampaikanlah salam karena itu DOA, minimal Aslmk, atau Assalaamu'alaikum
Bagaimana jika menggunakannya dalam SMS?
Maka lebih baik kita ketik dalam TEMPLATE kata-kata seperti ASSALAAMU'ALAIKUM, WASSALAAMU'ALAIKUM WRWB, WA'ALAIKUM SALAM WRWB, ALHAMDULILLAH, SUBHANALLAH, ASTAGFIRULLAH dan sebagainya sehingga kita hanya tinggal INSERT TEMPLATE SAJA.
Dan bagi saudara saudari pengguna BlackBerry, maka hal ini lebih mudah karena kita hanya tinggal mengatur auto text yang dapat diganti dengan huruf arab.
Misalnya: Kita tinggal mengetik ASL, maka setelah mengetik spasi, otomatis akan berubah menjadi السلام عليكم .

Semoga bermanfaat bagi kita semua. Aamiin

www.islamterbuktibenar.net
Situs Murni Dakwah 100% Gratis Download cukup 1x Klik TANPA IKLAN
Tolong klik share di samping halaman ini agar lebih banyak lagi saudara saudari yang sama-sama saling ingat mengingat sesama insan. Semoga jadi amal ilmu yang bermanfaat dan pahala terus mengalir meski jasad kita telah hancur ditanam di liang lahat.

آمِّÙŠْÙ†َ ÙŠَا رَبَّ الْعَالَÙ…ِÙŠْÙ†َ






113 Alasan Berkerudung

113 ALASAN MEMAKAI KERUDUNG & BERBAJU JILBAB
oleh ۩۞۩ - ISLAM TERBUKTI BENAR - ۩۞۩ pada 03 September 2010 jam 5:37
Rasulullah Muhammad SAW terkenal dengan Al-Amin, yaitu terpercaya, tidak pernah bohong. Gelar ini di dapat sejak sebelum beliau menjadi Nabi. Gelar ini pula diberikan oleh Abu Jahal jauh-jauh hari sebelum diutus menjadi Rasulullah. Gelar yang diakui oleh seluruh masyarakat jika memang Rasulullah Muhammad SAW tidak pernah berbohong sedikit pun sejak kecil hingga dewasa.
السلام عليكم . بِسْــــمِ ï·²ِالرَّØ­ْÙ…َÙ†ِ الرَّØ­ِيم.لا إله إلاَّ الله.محمد رسو Ù„ الله
الحمد لله رب العا لمين. الصلاة و السلام على رسو ل الله.اما بعد
Setelah kita tahu bahwa Rasulullah Muhammad SAW bukan hanya sebagai panutan & teladan bagi kita, tapi juga memiliki gelar AL-AMIN yang tidak pernah berbohong sedikit pun sejak kecil, dan sebagai bahan renungan... Apakah saudara terutama saudari percaya pada Hadits ini?

Rasulullah Muhammad SAW bersabda: Ada dua golongan penghuni neraka yg belum kulihat, seorang bawa cambuk bagai ekor sapi memukuli orang & WANITA BERPAKAIAN TAPI TELANJANG, JALAN LENGGAK-LENGGOK, KEPALA BAGAI PUNUK ONTA MIRING, TAK AKAN MASUK SURGA & TAK AKAN MENCIUM BAU SURGA. & SUNGGUH AROMA SURGA TERCIUM DARI JARAK SEKIAN SAMPAI SEKIAN. HR.Mu
Saudaraku, adakah saudara kita seperti ini? Beritahu mereka sebab kewajibanmu hanya menyampaikan (Qs.42:48)
Apa yang menghalangimu dari berkerudung & berjilbab wahai saudari muslimah tercintaku...
Rasulullah Muhammad SAW sangat sayang pada kita, Beliau hanya mengharapkan keimanan & keselamatan kita di akhirat kelak.
Dewasa ini banyak saudari kita yang merasa jalan pikiran dan akalnya lebih baik dibanding perintah Allah dalam Qur'an. Tujuan utama berkerudung ialah menjaga kesucian hati dan jiwa bagi kaum adam , disamping masih banyak pula tujuan-tujuan lain yang telah ditetapkan oleh Allah.
Bagaimana perasaan saudari di akhirat kelak jika Nabi SAW dimintai tanggung jawab akan umatnya?
Saudari akan dipanggil menghadap ALLAH dengan saksi Rasulullah Muhammad SAW?
Apa yang beliau rasakan jika menjumpai muslimah yang meninggal tetap dalam keadaan membuka aurat, tidak berkerudung & berjilbab?
Qs.9 Taubah:128. Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu , sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin.
 MENGAPA SAYA PILIH BERKERUDUNG & BERBAJU JILBAB?

1. Menjalankan syi’ar Islam.
2. Berniat untuk ibadah.
 3. Menutup aurat terhadap yang bukan muhrim.
4. Karena saya ingin ta’at kepada Allah yang telah menciptakan saya, menyempurnakan kejadian, memberi rizki, melindungi, dan menolong saya.
 5. Karena saya ingin ta’at kepada Rasul-Nya, pembimbing ummat dengan risalah beliau
6. Untuk memperoleh Ridho Allah (InsyaAllah).
7. Merupakan wujud tanda bersyukur atas nikmat-Nya yang tiada putus.
8. Seluruh ulama sepakat bahwa hukum mengenakan jilbab itu wajib.
QS.24:31. Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak- budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.
9. Agar kaum wanita menutup auratnya.
10. Bukan karena gaya-gayaan.
11. Bukan karena mengikut trend.
12. Bukan karena berlagak sok suci.
13. Lebih baik sok suci dari pada sok zholim ^_^ .
14. Tidak sekadar bermaksud agar berbeda dari yang lain.
15. Meninggikan derajat wanita dari belenggu kehinaan yang hanya menjadi objek nafsu semata.
16. Jilbab cocok untuk semua wanita yang mau menjaga dirinya dari objek nafsu semata.
17. Saya ingin menjadi wanita solihah.
18. Saya tengah berusaha mencapai derajat teqwa.
19. Jilbab adalah pakaian taqwa.
20. Jilbab adalah identitas wanita muslimah.
 21. Diawali dengan mengenakan jilbab, saya ingin menapak jalan ke surga.
22. Menjauhkan diri dari azab panasnya api neraka di hari kemudian.
23. Istri-istri Rasulullah berbusana muslimah.
24. Para sahabiah (sahabat Rasulullah yang wanita) juga berbusana muslimah.
QS.7 A'raaf:26. Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat.
25. Mereka merupakan panutan seluruh muslimah, begitu juga saya.
26. Semoga Allah memberikan kepada kita balasan jannah yang sama seperti mereka.
 27. Untuk meninggikan izzah Islam.
28. Untuk meninggikan izzah (kemuliaan) diri sebagai wanita (muslimah).
29. Jilbab lebih melindungi diri dari godaan pria.
30. Membuat saya lebih merasa aman.
31. Menjaga diri dari gangguan lelaki usil.
32. Menjaga diri dari obyek pandangan lelaki yang hanya ingin ‘cuci mata’.
33. Menjaga diri dari objek syahwat lelaki.
34. Menjaga diri dari mata lelaki yang jelalatan.
 35. Menjaga diri dari tangan-tangan usil yang ingin menjamah.
36. Menghindari zina mata dan zina hati.
37. Merupakan pencegahan dari perbuatan zina itu sendiri.
 38. Jilbab dapat menghindari saya dari sikap-sikap yang negatif.
39. Jilbab dapat menghapus keinginan-keinginan yang menyimpang.
40. Membuat saya lebih bersahaja.
41. Membuat saya lebih khusyu’.
42. Mejauhkan saya dari perbuatan dosa (insyaAllah).
 43. Membuat saya malu bila berbuat dosa.
44. Mendekatkan saya pada Allah.
45. Mendekatkan saya pada Rasulullah.
46. Mendekatkan saya pada nabi-nabi-Nya.
47. Mendekatkan saya pada sesama muslim.
 48. Mendekatkan saya pada ajaran Islam.
49. Membuat saya tetap ingin belajar tentang Islam.
50. Membuat saya selalu merasa haus akan ajaran Islam.
 51. Membuat saya tetap ingin menjalankan ajaran Islam.
52. Ajaran Islam berlaku sepanjang masa, tidak ada yang kuno.

53. Berjilbab bukan sesuatu yang kuno.

54. Mengatakan berjilbab itu kuno berarti telah menggugat otoritas Allah.
 55. Allah Yang Maha Mengetahui lebih tahu apa yang terbaik bagi ummat-Nya.

56. Berjilbab, berarti menandakan kemajuan penerapan ajaran Islam di masa kini.

57. Merupakan satu barometer telah terbentuknya suatu lingkungan yang Islami.

58. Membedakan diri dari penganut agama lain.
 59. Memudahkan dalam pengidentifikasian sesama saudari seiman.

60. Memperkuat tali silaturahmi dan ukuwah sesama muslimah.

61. Menghilangkan keraguan saya bila ingin menyapa saudari muslimah.

62. Memudahkan menanamkan rasa sayang-menyayangi sesama saudara/saudari seiman.
63. Membuat saya lebih terlihat anggun.

64. Membuat saya terlihat menyenangkan.

65. Membuat saya lebih terlihat wanita.

66. Tidak terlihat seperti laki-laki.

 67. Membuat saya selalu berada dalam lingkungan yang Islami.

68. Jilbab menjaga saya dari pergaulan yang salah.

69. Memudahkan saya, dengan ijin Allah, mengenal lelaki yang salih.

70. Wanita yang baik (salihah) dengan lelaki yang baik (salih) pula.

71. Mudah-mudahan saya diberi jodoh lelaki yang salih.

72. Jodoh merupakan urusan Allah.
 73. Dengan keta’atan pada Allah, Allah akan memberikan kemudahan-Nya.

74. Memudahkan saya dalam beraktifitas..

75. Membuat lebih mudah bergerak.
76. Jilbab menjagaku sehingga tidak terlihat lekuk-lekuk tubuh

77. Sangat repot bila memakai pakaian wanita seperti trend saat ini (yang ketat).

78. Saya tidak suka memakai celana jeans.

 79. Celana jeans yang ketat dapat menyebabkan kanker rahim karena suhu di sekitar rahim tidak
beraturan.

80. Menghemat waktu dalam berpakaian.

81. Menghemat waktu dalam berhias.

 82. Tidak perlu repot-repot selalu berusaha mengikuti trend mode yang berkembang.

83. Menghemat biaya untuk membeli pakaian yang sedang trend.

84. Menghemat biaya untuk membeli make up.

85. Melindungi kulit wajah dari make up yang dapat merusak kulit.

86. Melindungi kulit dari sengatan sinar matahari.

87. Meminimalkan penyakit kanker kulit.
88. Sengatan matahari dapat mengurangi kelembaban kulit sehingga kulit jadi kering.

89. Meminimalkan munculnya bintik-bintik hitam pada permukaan kulit akibat perubahan pigmen di usia tertentu.
 90. Melindungi rambut dari debu-debu yang berterbangan.

91. Debu-debu itu dapat mengotori rambut dan menyebabkan rambut mudah rontok yang berakibat
kebotakan.

92. Menuntun saya untuk hidup lebih sederhana.

QS.33 Ahzab:59.Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
93. Menghindari hidup yang konsumtif.

94. Membuat diri tidak silau dengan kemegahan dunia dan segala perhiasannya.

95. Membuat saya lebih memikirkan hal lain selain mode dan perhiasan.

96. Menempatkan wanita menjadi subjek dalam proses pembangunan ummat.
97. Lebih mudah dalam menabung.

98. Memiliki kesempatan untuk melakukan ibadah haji.

99. Memiliki kesempatan lebih banyak untuk berinfaq dan sedekah.
100. Itu berarti lebih banyak beramal untuk bekal di hari

101. Meneladani Siti Maryam, Ibunda Nabi Isa AS

102. Menuruti perintah Nabi Isa AS & para Nabi terdahulu. Berdasar ayat alkitab "Injil":
1 Korintus 11:5 Tetapi tiap-tiap perempuan yang berdoa atau bernubuat dengan kepala yang tidak BERTUDUNG, menghina kepalanya, sebab ia sama dengan perempuan yang dicukur rambutnya.
11:6 Sebab jika perempuan tidak mau MENUDUNGI KEPALANYA, maka haruslah ia juga menggunting rambutnya. Tetapi jika bagi perempuan adalah penghinaan, bahwa rambutnya digunting atau dicukur, maka HARUSLAH ia menudungi kepalanya.
11:7 Sebab laki-laki tidak perlu menudungi kepalanya: ia menyinarkan gambaran dan kemuliaan Allah. Tetapi perempuan menyinarkan kemuliaan laki-laki.
11:8 Sebab laki-laki tidak berasal dari perempuan, tetapi perempuan berasal dari laki-laki.
11:9 Dan laki-laki tidak diciptakan karena perempuan, tetapi perempuan diciptakan karena laki-laki.
11:10 Sebab itu, perempuan HARUS MEMAKAI tanda wibawa di kepalanya oleh karena para malaikat.
11:11 Namun demikian, dalam Tuhan tidak ada perempuan tanpa laki-laki dan tidak ada laki-laki tanpa perempuan.
11:12 Sebab sama seperti perempuan berasal dari laki-laki, demikian pula laki-laki dilahirkan oleh perempuan; dan segala sesuatu berasal dari Allah.
11:13 Pertimbangkanlah sendiri: PATUTKAH PEREMPUAN BERDOA KEPADA ALLAH DENGAN KEPALA YG TIDAK BERTUDUNG?
103. Memurnikan ajaran yg telah hilang dari ummat terdahulu

104. Melaksanakan perintah tidak hanya dalam Qur'an, tapi juga Taurat, Zabur (Mazmur) & Injil

105. Membuktikan jika ummat lain telah menghilangkan ajaran para Nabi terdahulu

106. Melindungi diri dari api neraka

107. Menjaga kesucian jiwa orang lain
108. Mengingatkan orang lain pada perintah ALLAH

109. Mengikuti Jalan, Hidup & Kebenaran yg diajarkan oleh Nabi Isa AS

110. Sampai kepada ALLAH melalui jalan Nabi Isa AS yg telah dihilangkan oleh ummat terdahulu & dimurnikan kembali oleh ALLAH dalam Qur'an melalui Rasulullah Muhammad SAW
 111. Lebih berharga jika tertutup rapih dibanding dibuka percuma/free untuk dilihat

112. Hemat & Tabungan dapat digunakan untuk jalan ALLAH

113. memberi contoh baik bagi anak & sekitar

114. What next???

Posting hari lalu tentang bahwa kerudung pun sebetulnya tertulis jelas dalam alkitab Kristen sebagai KEWAJIBAN BAGI WANITA tapi diingkari oleh umat christiani. Bahkan ayat itu tertulis tidak hanya dalam perjanjian lama, tapi juga perjanjian baru, tapi tetap saja mereka tidak mematuhinya. Hal ini dapat dilihat di sini:
Dan gambar berikut adalah cara berkerudung yg baik:
Untuk inilah salah satu alasan Islam diturunkan kembali, dengan memurnikan ajaran para Nabi terdahulu yang sudah dihilangkan oleh umat-umat terdahulu.
Saudaraku, silahkan pelajari posting2 hari hari lalu, jika ada orang kufar berani mengganggu iman Islam, maka katakanlah yg HAQ itu HAQ & katakana pulak yg BATHIL itu BATHIL. Sampaikanlah dengan hikmah & cara yg baik.

Qs. 29 Ankabuut: 46. Dan janganlah kamu berdebat dengan Ahli Kitab, melainkan dengan cara yang paling baik, kecuali dengan orang-orang zalim di antara mereka…

Semoga ini menjadi renungan bagi semua terutama bagi mereka yang murtad hanya karena dunia.
25 Juta Muslim menjadi Murtad Kafir antara tahun 1950-2004 berdasar 3 sumber resmi: Pemerintah Demokrasi, Pihak Islam & Pihak Kristen dengan sedikit perbedaan jumlah. Ini baru yang tercatat, bagaimana dengan yang tidak tercatat?
Berapa jumlah murtadin antara 2005-2010?
Berapa jumlah murtadin sebelum tahun 1950?
Berapa jumlah murtadin di negara lain? Afrika, Malaysia, lainnya?
Belum termasuk yang terpengaruh Liberal berkata semua agama sama?
Berapa jumlah Islam yg setengah hati terpengaruh media massa?
Berapa jumlah muslim yang tak yakin dengan Islam?
Berapa Jumlah "Islam Keturunan"?
Sampai kapan kita harus toleransi?
Hak kita untuk membela diri & keturunan kita!
Hidupkan KEWAJIBAN dakwah setiap individu muslim...
Sampaikan dengan hikmah & cara yang baik....
 Tidak benar semua agama sama, hanya 1 agama benar! Qur'an menulis:Siapa cari agama selain Islam,maka sekali-kali tidak diterima dari-nya, & dia di akhirat termasuk orang2 rugi (QS.3 Ali 'Imran:85).
 Tidak sempurna iman seorang muslim sampai dia menyayangi muslim lain seperti dirinya sendiri. Dan salah satu wujud sayang itu ialah amar ma'ruf nahi munkar. Kemunkaran yang meraja lela saat ini ialah "Semua Agama Sama". Mari kita buktikan semua agama tidak sama, hanya Islam saja satu-satunya agama yang TERBUKTI benar!
 
Subhanallah...1 lagi bukti...
Dari ilmiah.... Islam TERBUKTI Benar...
Dari nalar.... Islam TERBUKTI Benar...
Dari Sejarah.... Islam TERBUKTI Benar...
Dari bahkan Kitab agama lain pun.... Islam TERBUKTI Benar...

APA BUKTI ISLAM BENAR???
Sangat penting untuk ribuan new member yang join tiap hari,tolong klik:
atau disini:
====================
Klik share,bagikan,kongsi, jempol,like,suka,tag,tandai agar dakwah menyebar ke seluruh pelosok. More like/jempol & More comment = membantu dakwah karena posting ini akan sering muncul di wall member sebagai most recent update.
Allah berfirman: Menyampaikan=Wajib (bukan kata orang)
Qs.3:20 Kewajiban kamu hanyalah menyampaikan ❤♡
Qs.5:92 Kewajiban Rasul Kami, hanyalah menyampaikan dengan terang
Qs.16:82 Kewajiban yang dibebankan atasmu hanyalah menyampaikan
Qs.16:125 Serulah pada jalan Tuhan-mu dengan hikmah & pelajaran baik
Qs.42:48 Kewajibanmu tidak lain hanyalah menyampaikan ❤♡
Qs.64:12 Kewajiban Rasul Kami hanyalah menyampaikan dengan terang

Ayo mari menyampaikan.... SAMPAIKANLAH MESKI CUMA 1 AYAT
Sekali lagi Thanx 2 ALL 4 Support ^_^
TOLONG SAMPAIKAN dengan undang teman pada group ini supaya lebih banyak lagi orang tahu kalau cuma Islam saja satu-satunya agama yg TERBUKTI BENAR ❤♡ ♥ Semoga Allah membalas amal kita semua